Lancangkuningnews.com. Indragiri Hilir – Calon Bupati Indragiri Hilir (Inhil) nomor urut 4, Haji Herman, menyampaikan pernyataan tegas terkait netralitas kepala desa (kades) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Dalam sebuah video yang beredar, Herman mengancam akan memberhentikan kades yang tidak netral jika dirinya terpilih sebagai Bupati Inhil.
Pernyataan ini disampaikan Haji Herman saat berkampanye di Desa Pancur, Kecamatan Keritang, pada Selasa (22/10/2024). Kampanye yang dilaksanakan di salah satu rumah tokoh masyarakat setempat ini direkam melalui siaran langsung di akun Facebook @KasmawatiRauf.
Dalam video tersebut, Haji Herman menyebut dirinya telah menerima banyak laporan terkait kades yang memihak pada salah satu pasangan calon (paslon) dalam Pilkada 2024. “Banyak laporan kepada saya adanya oknum kades yang memihak kepada salah satu paslon,” ujar Herman pada Rabu (23/10/2024).
Herman meminta Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) untuk berperan aktif dalam memantau proses Pilkada guna memastikan netralitas kades. Ia berharap Panwascam dapat menindak tegas oknum yang terlibat. “Saya mohon Panwascam menindaklanjuti hal ini, karena ada unsur pidananya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Herman memberikan peringatan kepada kades yang tidak netral bahwa jika ia terpilih, kades tersebut akan diberhentikan dari jabatannya. “Kalau kades seperti ini, menang kita, dia pun kita berhentikan,” tegasnya.
Menanggapi pernyataannya yang ramai diperbincangkan, Haji Herman memperjelas bahwa pemberhentian yang dimaksud adalah ketidakmungkinan kades tersebut dipilih kembali oleh masyarakat pada pemilihan kepala desa (Pilkades) selanjutnya. “Kami berharap masyarakat tidak ‘menghukum’ kades hanya karena Pilkada ini,” jelasnya.
Pernyataan Herman ini menambah panasnya suhu politik menjelang Pilkada Inhil yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024. (*)















