Hasil Analisis Data Pengukuran Stunting di Kelurahan Bandar Sri Gemilang

Jumat, 4 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 607

lancangkuningnews.com. Inhil – Hasil analisis data pengukuran stunting di Kelurahan Bandar Sri Gemilang menunjukkan penurunan angka prevalensi stunting yang cukup signifikan. Pada tahun 2023, angka prevalensi stunting mencapai 9%, sedangkan pada tahun 2024, angka ini turun menjadi 7,6%. Penurunan tersebut merupakan hasil dari upaya berbagai program yang difokuskan pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir.

Menurut Rahmi Indrasuri, SKM, MKL, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, meskipun ada penurunan angka prevalensi, faktor-faktor yang mempengaruhi stunting masih membutuhkan perhatian lebih serius. 

Beberapa faktor tersebut meliputi kurangnya asupan makanan bergizi bagi ibu hamil dan anak-anak, serta pola menyusui yang belum optimal. Selain itu, kondisi lingkungan tempat tinggal yang kurang mendukung, seperti kurangnya akses air bersih dan sanitasi yang memadai, juga turut menjadi penyebab terjadinya masalah gizi.

Kesehatan ibu selama masa pra-kehamilan hingga menyusui juga berperan penting. Masih ditemukan kasus ibu yang mengalami kekurangan energi kronis (KEK) serta anak-anak yang tidak mendapatkan asupan makanan yang cukup bergizi. 

Kesehatan ibu selama masa pra-kehamilan hingga menyusui juga berperan penting. Masih ditemukan kasus ibu yang mengalami kekurangan energi kronis (KEK) serta anak-anak yang tidak mendapatkan asupan makanan yang cukup bergizi. 

Selain itu, perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat juga memerlukan peningkatan. Upaya intervensi seperti pemberian tablet tambah darah untuk ibu hamil, sosialisasi pemberian ASI eksklusif, serta penyediaan air bersih dan sanitasi yang memadai terus dilakukan sebagai langkah pencegahan stunting di Kelurahan Bandar Sri Gemilang.

Meskipun masih ada tantangan, penurunan angka prevalensi stunting di kelurahan ini memberikan harapan bahwa dengan intervensi yang tepat, angka stunting dapat terus ditekan. 

Pemerintah daerah bersama dinas kesehatan setempat berkomitmen untuk terus meningkatkan program-program pencegahan stunting guna memastikan kualitas hidup anak-anak di masa mendatang dapat lebih baik. (Adv)

Berita Terkait

DPRD dan Pemkab Anambas Tandatangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp743,67 Miliar
Jumat Berkah, Polres Anambas Salurkan Bansos dan Layanan Kesehatan Gratis di Desa Tiangau
Kecamatan Siantan Gelar Goro Merah Putih, Rangkaian HUT ke-81 RI Siap Dimeriahkan Pentas Seni hingga Karnaval
Sekda Anambas Ajak Seluruh OPD Sukseskan Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Amsakar: Sekolah Harus Menjadi Ruang Aman bagi Anak untuk Tumbuh dan Berprestasi
Amsakar Dorong Percepatan Program Prioritas, Minta ASN Batam Lebih Responsif Layani Masyarakat
Habib Syech Pimpin Kepri Bersalawat 3, Amsakar Apresiasi Antusiasme Masyarakat Batam
Ekonomi Batam Diproyeksikan Tumbuh hingga 7,4 Persen, Pemko Naikkan Target Pendapatan Daerah

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:08 WIB

DPRD dan Pemkab Anambas Tandatangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp743,67 Miliar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Jumat Berkah, Polres Anambas Salurkan Bansos dan Layanan Kesehatan Gratis di Desa Tiangau

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:41 WIB

Kecamatan Siantan Gelar Goro Merah Putih, Rangkaian HUT ke-81 RI Siap Dimeriahkan Pentas Seni hingga Karnaval

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:40 WIB

Sekda Anambas Ajak Seluruh OPD Sukseskan Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:37 WIB

Amsakar: Sekolah Harus Menjadi Ruang Aman bagi Anak untuk Tumbuh dan Berprestasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!