Lurah Sungai Jodoh Klarifikasi Berita Dari Salah Satu Media Online 

Lancangkuningnews.com. Batam 18/12/2023 – Lurah Sungai Jodoh M Richo Tambusai S.STp., M.H mengkoreksi isi berita yang terbit di Media online BatamExpose.com dengan judul ” Lurah Sungai Jodoh Ancam Wartawan Mau Di Sikat gara-gara konfirmasi Sama Camat tentang sampah” yang ditayang pada (16/12/2023)

Menanggapi berita itu Lurah Sungai Jodoh mengklarifikasi kejadian yg sebenarnya, pimpinan Batam Expose inisial I ( Opung ) yang juga sebagai wartawan dimedia itu   menghubungi Pak camat melalui chat ponsel pribadinya, isi chatnya menyampaikan “lurah sungai Jodoh mengabaikan sampah  membubung tinggi dipinggir jalan bukit senyum 2 titik lokasi yang berbeda sekitar 300 M dari kantor lurah Sungai Jodoh ” , lantas Pak camat membalas konfirmasi Opung menyebutkan ” apakah sudah konfirmasi ke lurah jodoh,” dalam chatnya opung menjawab ” saya sudah konfirmasi dengan lurah beserta stafnya tetapi tidak direspon maklum Lurahnya masih muda Pak Camat”, sembari hasil chat  ponsel pak camat diteruskan ke lurah sungai Jodoh.

Mendapat informasi dari pak camat atas komunikasi antara pak camat dan pimpinan media Batam Expose Alias opung , spontanitas saya langsung menghubungi wartawan itu mencoba memastikan informasi yang disampaikan ke saya atas laporannya ke pak  camat, bahwasanya ada laporan wartawan tetapi tidak ditanggapi pak lurah dan stafnya perihal sampah membubung tinggi di pinggir jalan bukit senyum, hingga terjadi perdebatan yang sengit melalui telepon antara kedua belah pihak, perdebatan itu berakhir dengan kata-kata kesalnya ” Lepas atribut kita masing-masing main kita” ujar pak lurah.

Kesimpulan laporan opung ke pak camat  terhadap saya seolah-olah tidak bekerja , tidak mengindahkan  laporan dari masyarakat, memprovokasi staf untuk ikut tidak bekerja dengan membiarkan penumpukan sampah tadi, sementara TPA di pinggir jalan wilayah bukit senyum wewnangnya DLH, Laporan yg di sampaikan kepada pak camat belum ada sampai ke saya maupun staf kelurahan, tentu itu namanya membuar berita hoax kepada camat untuk menjelekkan saya dan staf kelurahan, tentu ini sangat merugikan kami dalam bekerja bahkan saya sampai confirmasi langsung beliau tidak dapat menyebutkan siapa nama staf saya dia melaporkan, ini tentu nya merugikan kami.

Begitu juga dengan berita yang ditayangnya berbeda isi rilis dengan permasalahan yang terjadi dengan men-judge menurutnya salah dalam menjalankan tugas, dalam memberitakan isu yang mengandung unsur permasalahan agar dapat mengedepankan kode etik jurnalistik yang bersifat  independent.

Hubungan kami dengan para media cukup baik selama ini karena media memiliki peran untuk menjembatani kami kelurahan dalam menyosialisasikan program dan kegiatan yang akan, sementara dan telah dikerjakan. ( BD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *