Modus Relokasi, KSB Di Perjual Belikan

LANCANGKUNINGNEWS.COM.Batam 12/11/2022 -Aktivitas pematangan lahan persis berada di belakang kampung Misol, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam diduga tidak mengantongi izin atau ilegal.

Informasi yang dihimpun dilapangan, lahan seluas kurang lebih 2 hektare itu, bakal dijadikan Kavling Siap Bangun (KSB) yang diduga kuat untuk diperjualbelikan kepada masyarakat.

Modus yang dilakukan para pemain kaveling ini masih menggunakan cara lama yakni, relokasi atau pemindahan warga dari rumah liar.

Pantauan awak media di lokasi, lahan yang diketahui berbatasan langsung dengan kawasan hutan lindung itu saat ini dalam proses pematangan. Terlihat, satu unit ekskavator berwarna biru tengah melakukan aktivitas pematangan lahan di lokasi tersebut.

Tak hanya itu, lahan seluas kurang lebih 2 hektare itu kini telah di patok lengkap beserta nama blok hunian pada setiap sudut lahan untuk memudahkan para konsumen saat meninjau lokasi.

Pengawas lapangan dilokasi mengatakan, bahwa lahan persis berada di belakang kampung Misol itu, baru sekitar satu minggu ini dikerjakan. Ia mengaku, lokasi lahan untuk pemindahan atau relokasi warga ruli Batu Batam.

“Baru satu minggu ini proses pematangan. Menurut informasi dari bos, lahan ini untuk relokasi warga ruli Batu Batam,” ujar pengawas lapangan saat di lokasi, Kamis (20/10/2022).

Saat disinggung siapa pemilik lahan tersebut, ia mengatakan bahwa pemilik lahan adalah seorang perempuan berinisial A yang merupakan pemain lama dalam bisnis kaveling siap bangun di Kota Batam.

“Yang punya ibu A pak (menyebutkan nama asli). Beliau mengkordinir hampir seluruh lahan di Kota Batam untuk dijadikan kaveling,” bebernya.

Saat ini lokasi lahan masih dalam proses pematangan yang diperkirakan dalam waktu dekat rampung.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya mengkonfirmasi pihak berwenang terkait temuan tersebut. (Gun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *