Breaking News
Pemko Batam, Gelar Workshop SPIP Terintegrasi 2024 Semarak Idul Adha Kelurahan Sungai Jodoh, Arisan Warga Dapat 2 Ekor Sapi untuk Masyarakat ๐๐ž๐ซ๐ฌ๐š๐ฆ๐š ๐–๐š๐ ๐ฎ๐› ๐Œ๐š๐ซ๐ฅ๐ข๐ง ๐’๐ž๐ซ๐š๐ก๐ค๐š๐ง ๐„๐ง๐š๐ฆ ๐„๐ค๐จ๐ซ ๐’๐š๐ฉ๐ข, ๐‘๐ฎ๐๐ข, ๐ˆ๐ง๐ข ๐ƒ๐š๐ฅ๐š๐ฆ ๐‘๐š๐ง๐ ๐ค๐š B๐ž๐ซ๐ฌ๐ข๐ก๐ค๐š๐ง ๐ƒ๐ข๐ซ๐ข ๐–๐š๐ค๐ข๐ฅ๐ข ๐–๐š๐ค๐จ ๐‘๐ฎ๐๐ข, ๐‰๐ž๐Ÿ๐ซ๐ข๐๐ข๐ง ๐’๐ž๐ซ๐š๐ก๐ค๐š๐ง ๐๐š๐ง๐ญ๐ฎ๐š๐ง ๐‡๐ž๐ฐ๐š๐ง ๐Š๐ฎ๐ซ๐›๐š๐ง ๐ฎ๐ง๐ญ๐ฎ๐ค ๐๐–๐ˆ ๐๐ซ๐จ๐ฏ๐ข๐ง๐ฌ๐ข ๐Š๐ž๐ฉ๐ซ๐ข ๐ˆ๐๐ฎ๐ฅ๐š๐๐ก๐š ๐Ÿ๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ“ ๐‡๐ข๐ฃ๐ซ๐ข๐š๐ก, ๐‰๐ž๐Ÿ๐ซ๐ข๐๐ข๐ง ๐๐š๐ง ๐Š๐ž๐ฅ๐ฎ๐š๐ซ๐ ๐š ๐๐ž๐ซ๐ค๐ฎ๐ซ๐›๐š๐ง ๐๐ข ๐Œ๐š๐ฌ๐ฃ๐ข๐ ๐๐ฎ๐ซ๐ฎ๐ฅ ๐‡๐ข๐ค๐ฆ๐š๐ก ๐“๐š๐ง๐ฃ๐ฎ๐ง๐ u๐ฆ๐š

Oknum Satpol-PP Di Kecamatan Kronjo, Bersikap Tidak Sopan Atas Keberadaan Sejumlah LSM Dan Wartawan

LANCANGKUNINGNEWS.COM. Tangerang 11/9/2022 – Sejumlah LSM dan Wartawan dari berbagai media di usir oleh salah seorang Oknum Satpol PP Kecamatan, kejadian itu berlangsung di Aula Kantor Camat Kronjo Kabupaten Tangerang Banten. Sabtu ( 10/9/2022)

Pada awalnya sejumlah LSM dan wartawan dari beberapa media yang sedang berkumpul santai menggunakan aula setelah melakukan pengawasan atas Penataan halaman kecamatan kronjo, tiba-tiba datang seorang oknum Satpol-PP di Kecamatan Kronjo, berinisial ARP menegur dengan tidak sopan, seolah-olah tidak menginginkan keberadaan mereka disana.

Dengan nada tidak bersahabat oleh Oknum tersebut mengatakan, ” Kenapa ini bangku berantakan amat, besok buat di pake acara rapat, kalau kamu menghargai saya juga menghargai “,ucap ARP.

Lanjutnya” nggak tahu apa saya lagi pusing, istri saya dirumah marah “, Tandasnya.

Perkataan tersebut tidak perlu di ucapkan oleh seorang oknum Satpol PP pada saat keberadaan LSM dan Wartawan yang berada disana,.

Padahal dalam amanah undang undang pers Nomor 40 tahun 1999, telah dijelaskan ” Barang siapa menutup nutupi atau menghalangi, tugas jurnalistik/ Wartawan dapat di tuntut sesuai undang undang pers yang berlaku, dengan tuntutan hukuman maksimal 2 ( Dua) tahun penjara dan denda Rp 500.000.000 ( Lima Ratus juta Rupiah)

Menanggapi kejadian itu Kartusi sebagai Kabid Kam Perkumpulan LSM Trisula Bakti Nusantara kecewa atas sikap oknum tersebut

Kabidkam LSM Trisula Bakti Nusantara yang saat itu berada di sana ” merasa tersinggung atas perkataan Oknum tersebut, apabila hal itu merupakan kesalahan atas adanya kami disana cukup menyampaikan langsung dengan menggunakan bahasa yang santun kepada kami ” ucap kartusi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *